HARYADI & KELUARGA
 
Picture
Hobi makan durian? Buah yang di juluki ‘Si raja buah’ ini memang banyak disukai, terlebih bagi mereka pecinta durian. Aroma khas durian memang buat ‘ngiler’ apalagi jika daging buah ini tebal dan legit hmm.. pasti ingin lagi dan lagi.

Tapi tahukah Anda bagaimana memilih durian yang baik dan lezat? Ternyata tidak hanya dicirikan dari baunya yang harum loh, ada cara tersendiri untuk memilih durian yang enak dan memuaskan.

Jika biasanya Anda mempercayakan kepada pedagang untuk memilihkan, kini Anda tidak perlu lagi melakukan itu jika tidak ingin merasa kecewa saat durian dibawa pulang. Kadang ada saja kekurangannya, tapi dengan bekal tips dan trik berikut, semoga Anda puas dengan durian pilihan Anda, pulang dan nikmatilah durian yang Anda pilih.

Tips memilih durian lezat

  1. Pilihlah durian yang bulat penuh, hindari yang durian dengan bentuk yang kurang simetris
  2. Perhatikan bagian bawahnya, pastikan durian belum pecah/ terbuka ( kebanyakan durian yang sudah pecah/ terbuka sudah kadaluwarsa)
  3. Periksa tangkainya. Untuk menentukan tebal dan tipisnya daging buah bisa dilihat dari tangkainya. Jika tangkai durian tebal dan pendek, sudah tentu dagingnya tebal, sebaliknya jika tangkainya panjang dagingnya tipis
  4. Cium aroma buah. Durian masak, bisa ditandai dengan mencium aroma buah
  5. Saat memilih durian jangan lupa tepuk-tepuk dengan benda tumpul, jika bergema berarti sudah masak dan bisa dikonsumsi
  6. Untuk menentukan padat dan lembeknya daging durian juga ada caranya, yaitu dengan memperhatikan kulit durian sendiri. Jika kulit terlihat berduri jarang dan besar-besar bisa dipastikan durian itu berdaging padat, tapi jika durian berkulit kecil dan durinya berjarak dekat, daging durian pasti lembek.
  7. Cara memastikan durian matang dipohon dan durian dikarbit (disimpan). Lihatlah bagian batang, durian yang matang di pohon biasanya tangkainya akan bergerigi, karena durian jatuh langsung dari pohonnya, tapi jika batang terlihat rata atau seperti dipotong, ada kemungkinan durian itu dipetik sebelum masak dan disimpan terlebih dahulu.
Cara mengatasi mabuk durian :

Kebanyakan makan durian memang bisa menyebabkan kepala pusing dan perut menjadi panas, istilah kerennya dinamakan mabuk durian. Cara menetralisirnya sebetulnya mudah, tapi masih banyak yang belum mengetahuinya.

Manggis yang dijuluki ‘Si ratu buah’ bisa membantu menetralisir mabuk durian, usahakan saat mengkonsumi durian, sediakan juga buah manggis. Sebab manggis dipercaya bisa menetralisir.

Cara kuno yang biasa dipakai yaitu dengan menggunakan kulit durian itu sendiri. caranya dengan meminum air yang dituangkan pada lekukan kulit durian. Kulit durian yang berwarna putih memiliki zat penawar untuk alkohol yang terkandung dalam  durian. Buktikan jika Anda penasaran.

kabarinews.com, 12/09/2009


 
Picture
Berikut ini saya jelaskan tips memilih durian montong yang matang dan enak berdasarkan pengalaman pribadi setiap berburu di supermarket ketika ada diskonan..hehehe. Mungkin tips ini juga berlaku ketika memilih jenis lain sperti Durian petruk, purworejo, lampung, dll.

Di bulan juni kemaren sampe bulan juli ini banyak supermarket besar seperti Giant, Carrefour, Hypermart, Super Indo, Yomart (khusus Bandung sekitarnya) yang menjual Durian Montong dengan harga murah yaitu sekitar Rp. 12.000 - Rp. 19.000 / kg. Saya katakan murah karena biasanya kalo harga normal di atas Rp. 25.000 / kg. Tapi konsekuensi dari harga murah adalah duriannya banyak yang belum matang, sehingga sebagai pembeli kita harus pintar memilih.

Nah inilah tips memilihnya:
1. Jika ingin mencari yang banyak buahnya maka pilih yang bentuknya bulat atau lonjong teratur. Jangan pilih yang bentuknya tidak beraturan karena biasanya buahnya sedikit.
2. Pilih yang durinya jarang dan tidak keras.
3. Pilih yang kulitnya agak empuk jika ditekan, jangan yang keras karena masih muda, jangan pula yang lembek karena biasanya busuk.
4. Perhatikan apakah di kulitnya banyak lubang kecil berdiameter 1-2 mm, jika ada bahkan lebih besar dari itu maka kemungkinan durian itu sudah kemasukan ulat.
5. Biasanya ada yg sudah kebuka sedikit dibawahnya, maka:
- coba dicium harum apa enggak. Durian matang dan enak biasanya harum. (tips ini agak susah karena durian montong baunya tidak keras).
- coba buka dikit lagi perhatikan permukaan daging buahnya, yang bagus warnanya kuning dan tidak berair. jika warnanya kuning agak bening pertanda rasanya hambar/anyep, jika permukaanya berair pertanda rasanya keras di tenggorokan.
6. Jangan pilih yang sudah terbuka lebar karena biasanya rasanya asam.
7. Jika bingung minta bantuan penjaganya untuk memilihkan, biasanya si penjaga akan mengetok-ngetok kulit durian pakai pisau, jika nyaring berarti belum matang, jika ngebass berarti matang. Dan untuk pembuktiannya si penjaga akan membuka sedikit terus mengambil sedikit dengan ujung pisaunya untuk dicoba anda rasakan.
8. Terakhir dan yang paling penting, minta dibuka di tempat dan dibungkus. Jika beli di supermarket biasanya petugasnya mau membukakan dan bahkan jika pilhan anda ternyata belum matang maka anda boleh menggantinya.

Nah demikian Tips memilih Durian Montong yang Matang dan Enak jika anda beli di Supermarket. Jika anda beli dipinggir jalan hati-hati dengan trik pisaunya dilumuri gula atau air durian matang sehingga ketika mencoba akan terasa harum dan enak. Selamat berburu mumpung sekarang harganya masih murah.

Renungan: kapan ya durian lokal unggulan seperti durian petruk dan yang lainnya dijual di supermarket besar seperti durian montong?

Sumber: http://tri-puspasari.blogspot.com/2009/07/tips-memilih-durian-montong-yg-matang.html

 
Picture
Untuk mengurangi perasaan tertipu ketika membeli durian, berikut ini disajikan beberapa panduan dalam memilih durian di pinggir jalan, walaupun tidak selalu tepat namun dapat dijadikan pegangan secara umum :

a. Pilih buah yang kelima juringnya terisi sempurna. Kalau ada juring yang kosong (tidak berisi daging buah), biasanya bentuk buah menjadi tidak simetris (melengkung), duri mengecil, dan mengumpul.

b. Periksa seluruh permukaan kulit buah, jangan sampai ada lubang bekas ulat. Biasanya lubang ini berukuran sebesar kepala jarum pentul, kulit di sekelilingnya menjadi kecoklatan, dan sering terdapat bekas kotoran ulat (kalau belum dibersihkan oleh si penjual). Jangan percaya kalau si penjual mengatakan : “Aah, ini nggak apa-apa, cuma luarnya saja kok!”, karena di dalamnya daging sudah habis dan ulatnya gemuk-gemuk!

c. Pilih bentuk buah yang bulat membola karena biasanya mempunyai daging buah yang lebih tebal daripada buah yang berbentuk bulat memanjang. Ini logis karena ruang untuk daging buah menjadi lebih lebar, dan pembengkakan ini menyebabkan kulitnya agak lebar.

d. Jangan membeli buah durian yang dibungkus dengan daun aren, karena daun tersebut dapat menyembunyikan bagian yang cacat atau mungkin ujung kulit buahnya ternyata sudah merekah, sehingga dagingnya sudah masuk angin.

e. Durian yang sudah masak biasanya beraroma tajam, terutama pada bagian ujung buah. Perhatikan agar kulit di ujung buah belum merekah, tapi sudah mengeluarkan aroma. Tetapi berhati-hati jugalah pada ulah penjual yang nakal, karena dapat saja durian mentah diciprati oleh air cucian tangan (kobokan) orang yang baru saja makan durian, sehingga durian mentah pun dapat beraroma semerbak.

f. Durian yang sudah masak juga bisa diketahui dari suara gema bila kulitnya dipukul menggunakan gagang (tangkai) pisau. Bila bunyinya “…bluk…bluk…bluk…” itu tandanya buah sudah masak betul. Sebaliknya bila bunyinya “…plek…plek…plek…” tandanya belum enak dimakan. Seorang penjual durian yang sudah ahli bahkan cukup menggarukkan kukunya di atas duri-duri tajam, dan dengan ketajaman telinganya sudah bisa “mendengar” mana durian yang masak dan mana yang masih mentah.

g. Tangkai buah yang dipotong dengan pisau menunjukkan bahwa buah dipetik sebelum masak (mengkal), sehingga baru enak dimakan setelah diperam selama 2-3 hari. Durian jatuhan mempunyai ciri ujung tangkai buah yang tidak rata karena lepas dari dahannya secara alami, berarti buah tersebut sudah enak untuk langsung dimakan.

h. Tebal tipisnya daging durian dapat juga ditebak dari ketebalan tangkai buahnya. Tangkai buah yang tebal dan pendek cenderung menghasilkan daging buah yang tebal, karena semakin besar diameter dan semakin pendek tangkai buahnya maka akan semakin cepat dan banyak karbohidrat masuk dari daun ke dalam buah, sehingga akhirnya daging buah menjadi lebih tebal. Sebaliknya, bila tangkai buah kurus dan panjang, maka daging buah yang dihasilkan cenderung tipis.

i. Untuk menentukan apakah ukuran biji besar atau kecil, angkatlah dua buah durian yang besarnya sama. bila salah satu terasa lebih ringan, maka isinya berbiji kecil, dan kemungkinan daging yang dapat dimakan lebih banyak.

j. Buah yang berduri kecil dan rapat cenderung berdaging lembek (kadar airnya tinggi), sedangkan buah yang berduri besar dan jarang akan berdaging lebih kering.

k. Warna daging buah agak sulit untuk ditebak dari penampilan luar buah durian. Tetapi ketika masih di pohonnya, coba tengok warna bagian belakang daunnya. Bagian atas daun jelas berwarna haijau, tetapi bagian belakangnya dapat berwarna keperakan atau keemasan. Daun yang keperakan biasanya menghasilkan buah berdaging putih, sedangkan daun yang keemasan akan berdaging buah kekuningan.

l. Jangan membeli buah yang berukuran terlalu besar (lebih dari 4 kg), karena seringkali daging buahnya masak tidak merata. Bagian tengah dan ujung sudah cukup empuk dan enak dimakan, tetapi bagian pangkalnya masih keras dan belum manis.

m. Bila satu buah contoh yang dibuka ternyata berkualitas baik, maka carilah buah dari varietas yang sama (berasal dari satu pohon), karena besar kemungkinan kualitasnya akan sama pula. Cirinya adalah warna kulit, bentuk duri, dan bentuk buah sama.

Courtessy Harizamrry.wordpress.com


 
Picture
Kebanyakan orang senang akan buah ini…tetapi sebagian orang tidak menyukai buah ini.
Entah mengapa ada yang tidak menyukai buah ini jika saja mereka merasakan kenikmatan ketika makan buah itu..

Terkadang kita pun merasa kecewa terhadap durian ini..Mengapa? Karena setelah kita membeli durian ini,ternyata
isinya tidak mulus, rasanya asam, ato tidak berasa (dingin).Oleh karena itu, agar kita tidak mengalami hal seperti itu sebaiknya kita harus mengetahui tips cara memilih durian yang bagus, yaitu

- Memilih dari bentuk
Secara logika bentuk buah durian yang bulat akan memiliki ruang yang cukup atau berisi banyak dibandingkan dengan isi buah durian yang berbentuk gepeng. Namun pecinta sejati buah ini, ia akan memilih durian yang berbentuk unik, bukan durian yang berbentuk bulat bagus. Kenapa? Karena buah yang memiliki bentuk unik dan tidak bulat, isinya tebal, manis, dan bijinya kurus. Kata mereka, kualitas lebih utama dari kuantitas isinya. Saya setuju dengan pendapat ini.

- Pilih yang berduri
Tentu saja membeli durian yang ada durinya. Tapi pilihlah durian yang memiliki duri yang jarang, besar dan agak tumpul karena isinya bagus, dagingnya kering dan manis. Disamping itu bisa mengurangi jeritan “Aouw” pada saat membukanya.

-Memeriksa kulit
Pastikan kulit luarnya tidak cacat. Jika ada cacat pada kulitnya (misalnya busuk, ada lubang ulat), isi dalamnya pasti busuk, bisa-bisa semua isinya tidak dapat dinikmati. Dan jangan memilih buah yang kulitnya sudah retak atau pecah pada ujungnya. Retak atau pecahnya kulit durian akan membuat isi di dalamnya bercampur dengan udara bebas sehingga rasa buah tersebut menjadi asam atau tawar.

- Menangkap bau
Durian yang matang akan mengeluarkan aroma yang kuat, dan harum. Untuk itu sebelum membelinya cobalah sedikit merapatkan hidung anda pada durian. Tangkaplah sebagian dari molekul-molekul yang telah menguap dari durian dengan menggunakan hidung yang sehat. Kalau kurang berbau, artinya durian tersebut tidak sempurna matangnya. Dicurigai buah tersebut matang tidak secara alami melainkan telah dikarbit atau diperam. Buah yang seperti ini tidak lagi segar dan rasanya kurang nikmat.

- Menggoncangkan durian
Hei, jangan panik dulu! Memang sih, sebagian pemula sedikit ngeri melakukan aksi ini. Memegangnya saja sulit, apalagi menggoncangkannnya. Untuk menyentuh durian haruslah berhati-hati, makanya sentuhlah ia dengan mesra. Gunakan semua jari tangan dan kedua telapak tangan anda. Tempelkan kedua telapak tangan anda pada buah durian, diikuti dengan jari-jari tangan anda yang bagus itu, dan pegang erat. Dengan menggabungkan seluruh jari dan kedua telapak tangan akan mengurangi tekanan dari durinya. Nah, Kemudian gunakan tenaga pada lengan anda untuk mengangkatnya. Jika berhasil, cobalah menggoncangkannya perlahan-lahan. Setelah yakin anda bisa melakukannya, cobalah menggoncangkan sedikit agak keras. Jika anda merasakan getaran kecil, itu artinya isi buah tersebut kering dan matang, karena isi yang kering akan terpisah dari dinding kulit dalam. Sedangkan isi yang lembab atau terlalu lunak akan melekat.

- Memukul durian
Kalau anda masih merasa takut melakukan cara di atas tadi, saya akan memberikan ilmu yang mudah untuk mendeteksi apakah daging durian tersebut kering dan matang. Caranya anda cukup memukul-mukul buahnya. Tapi jangan menggunakan pemukul kasti atau pemukul base-ball, apalagi menggunakan tangan sendiri (kecuali anda memiliki ilmu kebal)  . Gunakan gagang pisau, pastikan bunyinya seperti ‘buk…buk….buk….,’ tapi pastikan itu bukanlah bunyi “Buk…, Buk…, Buk, minta duriannya dong!”

Semoga tips ini bermanfaat buat penggemar durian..Dan selamat menikmati durian!

Sumber: http://villany.blogsome.com/2007/06/26/tips-memilih-durian/